Sebagai salah satu anak perantauan dari kota kecil yang
terletak di pojok kanan bawah pulau jawa, banyuwangi, aku patut berbangga
diberi kesempatan melanjutkan pendidikanku di universitas airlangga surabaya.
Lebih tepatnya di fakultas farmasi, jurusan s1 pendidikan apoteker. Aku dulu
masuk gerbang unair lewat jalur snmptn undangan 2013. Jamanku dulu, snmptn
undangan itu tesnya melalui pengujian nilai rapor sma semester 1 sampai
semester 5. Lalu ditambah beberapa kemampuan di bidang akademik/non akademik
dengan menyertakan sertifikat kejuaraan lomba-lomba dan sebagainya. Nilai unas
sma juga masuk perhitungan. Be honest, aku dulu nilai rapornya biasa biasa aja.
Biasa banget malah. Tapi kalo dirangking kelas, yaah 10 besar masuk sih. tapi
nilainya biasa banget. Rata-rata antara 83-86. Biasa bangeet kaan -_- yah ini
mungkin dikarenakan faktor kebijakan masing2 sekolah dalam memberikan nilai
pada murid-muridnya yang berbeda-beda tiap sekolah. Dengan nilaiku segitu yang
di sekolahku cuman bisa rangking 10 besar, mungkin di sekolah lain bisa 20
besar, dan sebagainya. Tapi tapii, akreditas sekolah juga memperngaruhi lo.
Kalau sekolah itu sudah langganan mengantarkan siswa-siswinya ke gerbang
universitas yang terkenal, itu juga bisa jadi kartu as buat universitas yang
akan menyeleksi siapa siapa saja yang berhak mendapatkan kesempatan undangan.
Ini bisa jadi tips nih, buat adek2 yang galau mau ngisi apa
ndek kolom pendaftaran snmptn undangan. Hehe. Menurut aku, meskipun kata orang
snmptn undangan hanya semacam undian berhadiah dan keberhasilannya tergantung keberuntungan masing2 orang, tapi
jangan dibuat remeh undangan ini. Kalo udah bisa lolos tahap 1 ini beneran
tenang dan damai hidupmu lo hehe.
Jadi, trik aku dulu dalam menghadapi undangan
ini yaitu :
1. Cari fakultas yang ada alumni dari sekolah kita yang kuliah ndek jurusan itu. Dan jarak tahun kamu dengan alumni kamu itu juga jangan jauh2 amat. Semisal 1-2 tahun diatas kamu lah. Dan gak hanya alumni di tingkat universitasnya, tapi kalo bisa lebih menjurus ke fakultasnya bahkan jurusannya. Kalau alumni kita itu bisa dibilang berprestasi ndek perkuliahan, waah beruntung kamu. Karna setahu aku yang menilai snmptn undangan itu pihak universitasnya, bukan pemerintah lagi. Kalo bahasa lainnya itu universitas gak mau sembarang pilih anak2 yg berhak masuk undangan. Jadi dilihat dari ada/enggaknya alumni yang juga kuliah disitu.
1. Cari fakultas yang ada alumni dari sekolah kita yang kuliah ndek jurusan itu. Dan jarak tahun kamu dengan alumni kamu itu juga jangan jauh2 amat. Semisal 1-2 tahun diatas kamu lah. Dan gak hanya alumni di tingkat universitasnya, tapi kalo bisa lebih menjurus ke fakultasnya bahkan jurusannya. Kalau alumni kita itu bisa dibilang berprestasi ndek perkuliahan, waah beruntung kamu. Karna setahu aku yang menilai snmptn undangan itu pihak universitasnya, bukan pemerintah lagi. Kalo bahasa lainnya itu universitas gak mau sembarang pilih anak2 yg berhak masuk undangan. Jadi dilihat dari ada/enggaknya alumni yang juga kuliah disitu.
2. di kolom sertifikat/piagam yang bisa diikutsertakan,
jangan sedih kalo kamu emang gak pernah menang dalam kejuaraan. Gak masalah
kamu nyertakan sertifikat peserta kamu. Daripada kosong kan. Hahaha. Who knows
universitas lihat dari keaktifan kamu dalam mengikuti lomba2. Dan kalau bisa,
sertakan sertifikat kejuaraan yang berhubungan dengan jurusan yang kamu minati.
Contoh kalo aku dulu, daftar farmasi aku sertakan sertifikat2 lomba jurusan
ipa. Aku juga ikut lomba yang diadakan fakultas farmasi universitas airlangga
waktu itu. OLFAR 2013 broo!
3. Pastikan kalo jurusan yang kamu pilih itu udah diridhoi
orang tua kamu. Karenaa ‘ridha
Allah
bergantung ridha orang tua’. Kalau orang tuamu gak ridha, apalagi gusti
Allah kan. Meskipun sering terjadi perbedaan pendapat antara kamu dan orang
tua, diusahakan cari jalan tengahnya aja. Coba didiskusikan baik2. Jangan terlalu
egois juga dalam mementingkan pendapat kamu, tapi juga hargai pendapat orang
tua yang berperan penting dalam mengurus dananya. Wkwkwk. Kalau bener2 orang
tuamu gak meridhai jurusan kamu, ada triknya buat menghadapi masalah seperti
ini. Kamu tahu kan kalo snmptn undangan ada beberapa pilihan universitas.
Semisal kita diberi kesempatan untuk memilih 2 universitas dan 2 jurusan di
masing2 universitasnya. Pilihan pertama, isi dengan pilihan yang kamu minati.
Pilihan kedua, baru isi dengan pilihan orang tua. Fair kan :D
Biasanya itu si anak pengen kuliah ke universitas yang jauh gitu, tapi orang tuanya gak setuju karna tempatnya terlalu jauh atau tempatnya itu rawan bencana, dll. Intinya pilihan orang tua itu buat kebaikan kita sendiri lo. Karna kita itu disayang sama mama papah kita :3
Biasanya itu si anak pengen kuliah ke universitas yang jauh gitu, tapi orang tuanya gak setuju karna tempatnya terlalu jauh atau tempatnya itu rawan bencana, dll. Intinya pilihan orang tua itu buat kebaikan kita sendiri lo. Karna kita itu disayang sama mama papah kita :3
4. Pilih jurusan yang bener2 kamu minatin. Dan gak terlepas
dari poin nomer 1 diatas. Jangan sembarang pilih jurusan lo ya. Harus dipikir
bener-bener pokoknya. Kasus yang banyak terjadi itu gini, karna pilihan pertama
univ A udah dipilih, pilihan keduanya bingung mau ngisi apa karna emang gak ada
yang tertarik. Dalam posisi ini kamu jangan ngawur ngisi jurusannya. Jangan kamu isi kalau kamu bener2 gak minat
sama jurusannya! Karna takutnya gini, kalau kamu tidak lolos di pilihan
pertama, lalu kamu LOLOS DI PILIHAN KEDUA PADAHAL KAMU GAK SUKA SAMA
JURUSANNYA, ini masalah besar. Kamu akan menjalani kuliah 4 tahun di jurusan
yang gak kamu sukai. Kamu mau? Kamu mau ninggalin jurusan itu lalu ikut sbmptn
lagi? Waah kasihan adek kelas kamu yang nanti mau daftar di jurusan yang kamu
tolak tadi. Karna konsekuensi ninggalin jurusan yang udah lolos undangan adalah
BLACKLIST sekolah oleh univ itu. (tulisan ini aku buat berdasarkan pengalaman
ikut snmptn undangan tahun aku dulu. Aku gak tau peraturan yang sekarang pake
sistem blacklist ini atau tidak). Yang jelas ini berbahaya ><
5. Jauhnya tempat kuliah jangan jadikan masalah. Karna nanti
akan banyak juga temen2 seperjuangan kamu yang juga perantauan. Temenku aja ada
yang dari papua juga demi bisa kuliah di surabaya. Hebat looo (y)
6. Jangan lupa perbanyak berbuat ibadah dan kebaikan.
Apalagi sedekah. Karna amal sedekah itu akan berbalik ke kita juga nantinya.
Jangan malu dengan omongan orang yang gini ‘hanya beribadah tekun ketika pengen
dikabulkan sesuatu. Ketika sesuatu itu udah tercapai, ibadahnya ditinggal lagi’.
Ya kamu buktikan ke mereka kalau anggapan itu tidak betul. Sebelumnya kamu kan
juga melakukan ibadah to, hanya ketika ingin sesuatu terkabul ini ibadahnya
ditingkatkan aja. Dan buktikan, kalo kamu tetep istikomah dalam menjalankan
ibadah ini kedepannya. Karna sebenarnya niat yang benar ketika beribadah kepada
Allah adalah mencari ridha-Nya. Ketika sudah dapat ridha-Nya, apa aja yang kita
inginkan tidak ada yang sulit bagi Allah. Yuk sedikit demi sedikit kita berubah
ke jalan yang lebih benar J
7. Trik ini mudah dan bisa dilakukan siapa aja. Tulis
keinginanmu lalu tempel di tempat yang biasa kamu lihat (di dinding kamar,
pintu kamar, meja belajar kamu, lemari kamu, dll). Ketika kamu melihat tulisan
itu berkali-kali, pikiran bawah sadar kamu akan merseponnya dan menyimpannya di
memori. Pernah dengar ungkapan, ‘alam adalah apa yang kamu pikirkan’. Maksudnya
adalah jika kamu memikirkan A, alam juga ikut melakukan A. Karna sebenarnya
alam itu mempunyai hukum ketertarikan. The Law of attraction. Bingung ya? Lebih jelasnya kamu baca buku ‘The
Secret’ karya Rhonda Bryne aja. Bagus banget bukunya, ada filmnya juga kok the
secret ini.
Yahh mungkin ini aja yang bisa aku tulis buat kalian semua
yang lagi galau milih perguruan tinggi. Semangaat yaa!! Aku dulu juga pernah
merasakan perjuangan yang begitu hebat gitu waktu kelas 3. Bayangkan aja
tahunku adalah percobaan pertama ujian nasional yang sistemnya 20 paket. Glek! Aku
duduknya didepan pengawas juga dulu. Fuuuh -_-
yang jelas, yang paling penting adalah bersyukur itu indah teman-teman. Ketika pengumuman
sudah ditempel dan hasilnya tidak sesuai harapan, hal pertama yang harus
dilakukan adalah tetap bersyukur apapun yang terjadi. If plan A doesn’t work, we
still have 25 other letters. So, stay cool man! Jika snmptn undangan belum
beruntung, kan masih ada sbmptn, ujian mandiri, ke perguruan tinggi swasta,
atau kalo gak terima kan masih ada tahun depan kan. Tetep syukuri aja, itu
kuncinya. Gak perlu mencari2 kesalahan pihak lain juga. Keep spirit ya adek2
yang sekarang lagi galau2 hehehe
![]() |
| kurang lebih seperti ini tampilan pengumuman snmptn undangan |


