Apakah Asertif itu?




Asertif adalah kemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain secara jujur dan langsung, namun dengan tetap menjaga dan menghargai perasaan dan hak orang lain.  Perilaku asertif ini sangat dipengaruhi budaya. Misalkan, budaya barat yang membiasakan orang asertif karena kebebasannya dalam mengeluarkan pendapat. Berbeda dengan orang Jawa yang biasanya ada rasa ‘sungkan’ ketika ngomong dengan orang lain, dll.

Ciri-ciri orang berperilaku asertif :
1.       Mampu mengungkapkan perasaannya secara jujur, dan tetap menjaga perasaan lawan bicara
2.       Mampu membuat keputusan sendiri yang terbaik untuk dirinya
3.       Dapat menolak permintaan orang lain secara tegas karena alasan tertentu
4.       Merencanakan sesuatu untuk tujuan hidupnya
5.       Menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab
6.       Menghormati dan menghargai hak orang lain
7.       Percaya diri tinggi
8.       Mau mendengarkan pendapat orang lain
9.       Jeli memanfaatkan peluang
10.   Meminta umpan balik atas apa yang telah diperbuatnya
11.   Merasa tegar menghadapi segala sesuatu
12.   Mampu merabarasakan kondisi lawan bicara
13.   Tegas ketika mengungkapkan keyakinannya

Perilaku asertif diatas tidak begitu saja ada dalam diri manusia. Diperlukan usaha untuk mewujudkannya. Biasanya perilaku ini muncul karena pengaruh lingkungan. Apalagi lingkungan keluarga. Misalkan, sejak kecil sudah dibiasakan untuk hidup mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Kebiasaan ini akan termindset dalam pikiran anak tersebut sehingga sampai dewasa nanti dia akan berperilaku mandiri dan tegas. Tidak menyangkal juga jika perilaku asertif ini datang ketika seseorang yang sedang mengalami masa perkembangan kepribadian. Dia berada pada lingkungan yang kondusif untuk berperilaku asertif seperti diatas.

Kenapa kita harus asertif?

Pasti anda sudah tau jawabannya. Karena berperilaku asertif membawa banyak manfaat bagi kita. Yaitu antara lain, dapat berkomunikasi dengan orang lain secara tegas tanpa ada yang ditutup-tutupi sehingga dapat mengurangi resiko kesalahpahaman. Ketika kita dapat berkomunikasi dengan baik, rasa percaya diri kita akan bertambah dan kita akan disegani orang lain. Kita juga tidak lagi perlu galau dalam menentukan keputusan karena cara berpikir kita yang lebih terorganisir.  

0 komentar:

Post a Comment

 
Sang Pemimpi Blog Design by Ipietoon