Assalamualaikum teman
Kini, semester 5 sudah selesai. Oh, tapi nilai belum selesai lo ya hehe. Nilai masih menggantung. Jadi belum tau bagaimana hasil belajarku selama 1 semester ini. Doakan saja semoga diberi yang terbaik :)
Banyak yang perlu dievaluasikan. Yang patut disyukuri ialah kini aku telah tinggal bersama teman-teman seperjuangan ADK. Sebut saja PQA. Do you know?
PQA memiliki nama panjang Pesantren Qur'an Airlangga. Bertempat di Gubeng Kertajaya 1G No.32, Surabaya. Lebih tepatnya di dekat Kampus B Universitas Airlangga. Nah, disini PQA merupakan salah satu rumah binaan mahasiswa yang memiliki agenda khusus lain daripada yang lain. Yakni, seluruh santrinya diwajibkan menghafal Al-Quranul Karim. Telah disiapkan 1 orang Ustadzah yang siap menyimak setoran atau murajaah kita selama tinggal di PQA.
1 kontrakan ini berisi 16 orang mahasiswa. Yang tiap kamar bisa berisi 1, 2, atau 3 orang tergantung besar kamar. Penghuninya mahasiswa Unair itu sendiri. Biayanya bila dibandingkan dengan kosan ku sebelum aku tinggal di PQA ini, terbilang cukup murah. Aku mengatakan kepada Bapak agar tidak perlu repot sering mengirimi uang bulanan hehe. Karena bisa terkover semuanya.
Kini tahun 2015-2016, aku cukup membayar 1,7jt uang kontrakan untuk 1 tahun, dan uang bulanan 110.000. Hitung sendiri deh, sebulan hanya membayar berapa ^^
Uang kontrakan disini untuk membayar sewa tinggal. Dan memang kalau kontrakan itu dibayarnya selama 1 tahun penuh. Sedangkan uang bulanan disini digunakan untuk membiayai sewa Ustadzah (biasanya dalam bentuk membayar kos beliau), membeli beras, dan segala bentuk keperluan Rumah Tangga seperti sabun cuci piring, sapu, dan biaya tak terduga lainnya. Jadi kita disini biasanya beli lauk atau paling sering sih masak sendiri, jadi gak perlu keluar uang untuk beli nasi.
Cukup murah kan? :)
Keuntungan lainnya lagi adalah, kita bisa menghafalkan Al-Quran. Tidak ada targetan dari Ustadzah. Beliau siap menerima berapapun ayat yang kita hafal. Jadwal setoran dilakukan setiap satu minggu sekali dan muraja'ah juga satu minggu sekali pula. Baru kalau muraja'ah atau mengulang bacaan harus minimal 5 halaman.
"Loh kak, kita kan lagi kuliah. Banyak tugas, rapat, ujian, trus gimana kita bisa hafalan Al-Quran yang pasti susah?"
Pertama, niatkan dulu menghafal karena Allah. Bahwa menghafal itu mudah.
Allah Taala berfirman, “Sungguh Kami (Allah) telah membuat mudah
pada Alquran untuk diingat dan dipahami. Tetapi adakah orang yang
mengambil pelajaran?” (Q.S. Al-Qamar:17).
Bahkan di surat ini, Allah mengulang ayat ini hingga 4 kali. Disini bisa kita tangkap bahwa sebenarnya Allah tidak menjadikan ALQuran sulit untuk dipahami. Tergantung perspektif masing-masing.
Selain itu, pilih motivasi terkuat kita untuk menghafal Al-Quran. Banyak sekali keistimewaan para penghafal Al-Quran. Kalau aku sendiri, aku ingin menjauhkan diri dari maksiat. Karena maksiat itu berhubungan dengan para penghafal Al-Quran. Semakin besar maksiat yang dilakukan, berbanding terbalik dengan sulitnya ayat yang bisa kita hafal.
Udah towok sama maksiat hahaha ^^
Oiya, nanti di tanggal 24-26 Februari PQA ngadain acara keren. Call it with "Mukhoyyam Al-Qur'an". Bertempat di Masjid Ar-Rahmah, Surabaya. 3 hari 2 malam khusus untuk mereka yang mau fokus menambah hafalan Al-Qur'an atau memperlancar hafalan Al-Quran.
(Informasi lebih lanjut akan saya share)
Ikutan yuk ^^
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment